Matahari meredup oleh tetesan air matamu
bulan gerhana oleh mendung wajahmu
Akankah aku turut hanyut oleh rasamu
atau aku harus berlalu?
Ada garis yang melintang di jalan kita
membuat relief yang memudar tepinya
Harus kupaksakan untuk bersama
walau ada luka yang menganga
Bait syair menjadi doa di sini
menguntai sebait sajak tanpa nama
biar susah sungguh lagi berduri
kuharap kau tetap terjaga
Gerimis membasahi luar taman hati
mengembun putih bening matamu
Hanya sebatas asa dan mimpi
aku tahu pasti ini hanya sendu





Tidak ada komentar:
Posting Komentar